PEMERIKSAAN-PEMERIKSAAN PADA SISTEM KEMUDI POWER STEERING
Sistem Kemudi berfungsi mengarahkan kendaraan melalui gerakan roda kemudi yang diputar oleh seorang pengemudi. Jenis-jenis sistem kemudi sampai dengan saat ini terdiri dari tiga jenis, yang pertama jenis konvensional, yang kedua jenis Power Steering, dan yang terakhir jenis EPS (Electronic Power Steering). Bagian bagian utama dari sistem kemuditerdiri dari empat bagian utama yaitu: Steering Wheel, Steering Column, Steering Gear, dan Streering Linkage. Kmponen utama yang meningkatkan momen putar adalah steering gear, dimana jenisnya ada dua yaitu jenis Recirculating Ball dan Rack and Pinion.
Sistem power steering memiliki sebuah booster hidrolis dibagian tengah mekanisme kemudi agar kemudi menjadi lebih ringan. Dalam keadaan normal beratnya putaran roda kemudi dalah 2 – 4 kg. Sistem power steering direncanakan untuk mengurangi usaha pengemudian bila kendaraan bergerak pada putaran rendah dan menyesuaikannya pada tingkat tertentu bila kendaraan bergerak mulai kecepatan medium sampai kecepatan tinggi.
Berikut ini dalah beberapa tipe power steering.
Tipe integral.
Sesuai dengan namanya kontrol valve power piston terletak didalam gear box sedangkan tipe gear yang dipakai ialah recirculating ball. Bagian yang utama terdiri dari tangki reservoir, vane pump yang membangkitkan tenaga hidrolis, gear box yang berisi kontrol valve, power piston dan steering gear, pipa – pipa yang mengalirkan fluida dan selang – selang flexibel.
Tipe Rack & Pinion
Power steering tipe ini kontrol valve-nya termasuk didalam gear housing dan power piston terpisah didalam power cylinder. Tipe rack & pinion hampir sama dengan mekanisme tipe integral.
Berikut adalah pemeriksaan pemeriksaan yang dilakukan pada sistem kemudi power steering
1. Pemeriksaan kekencangan baut-baut pengikat steering gear:
Mintalah teman untuk memutar steering wheel dan pastikan steering gear tidak bergerak/baut baut mengikat steering dengan kuat
2. Pemeriksaan keretakan dan keausan booth
Periksa booth dari kotoran, keretakan, keausan, putus dan penuaan, jika sudah rusak ganti booth
3. Pemeriksaan visual dari keretakan atau kebengkokan tie rod, dan steering rack end
Pastikan tidak ada kerusakan atau kebengkokan tie rod, dan steering rack end
4. Pemeriksaan gerak bebas roda kemudi
Dan apabila melebihi spesifikasi gerak roda kemudi maka lakukan penyetelan steering gear, simak video berikut ini https://www.youtube.com/watch?v=vAPV7ownWvY
5. Pemeriksaan
minyak power steering
6. Pemeriksaan tegangan tali/belt pompa power steering/streng
· Periksa belt dari kemungkinan rusak dan pasang dengan benar pada pulley. Periksa ketegangan belt dengan mengukur berapa jauh kelenturannya saat ditekan dibagian tengah pulley dengan gaya/tekanan sebesar 10 kg (22 lb)
No comments:
Post a Comment