Wednesday, August 11, 2021

PEMERIKSAAN SISTEM KEMUDI POWER STEERING

 PEMERIKSAAN-PEMERIKSAAN PADA SISTEM KEMUDI POWER STEERING

    Sistem Kemudi berfungsi mengarahkan kendaraan melalui gerakan roda kemudi yang diputar oleh seorang pengemudi. Jenis-jenis sistem kemudi sampai dengan saat ini terdiri dari tiga jenis, yang pertama jenis konvensional, yang kedua jenis Power Steering, dan yang terakhir jenis EPS (Electronic Power Steering). Bagian bagian utama dari sistem kemuditerdiri dari empat bagian utama yaitu: Steering Wheel, Steering Column, Steering Gear, dan Streering Linkage. Kmponen utama yang meningkatkan momen putar adalah steering gear, dimana jenisnya ada dua yaitu jenis Recirculating Ball dan Rack and Pinion. 

     Sistem power steering memiliki sebuah booster hidrolis dibagian tengah mekanisme kemudi agar kemudi menjadi lebih ringan. Dalam keadaan normal beratnya putaran roda kemudi dalah 2 – 4 kg. Sistem  power steering direncanakan untuk mengurangi usaha pengemudian bila kendaraan bergerak pada putaran rendah dan menyesuaikannya pada tingkat tertentu bila kendaraan bergerak mulai kecepatan medium sampai kecepatan tinggi.

Berikut ini dalah beberapa tipe power steering.

Tipe integral.

 Sesuai dengan namanya kontrol valve power piston terletak didalam gear box sedangkan tipe gear yang dipakai ialah recirculating ball. Bagian yang utama terdiri dari tangki reservoir, vane pump yang membangkitkan tenaga hidrolis, gear box yang berisi kontrol valve, power piston dan steering gear, pipa – pipa yang mengalirkan fluida dan selang – selang flexibel.

 

 Tipe Rack & Pinion

Power steering tipe ini kontrol valve-nya termasuk didalam gear housing dan power piston terpisah didalam power cylinder. Tipe rack & pinion hampir sama dengan mekanisme tipe integral.


 Berikut adalah pemeriksaan pemeriksaan yang dilakukan pada sistem kemudi power steering

 1. Pemeriksaan kekencangan baut-baut pengikat steering gear:

 Mintalah teman untuk memutar steering wheel dan pastikan steering gear tidak bergerak/baut baut mengikat steering dengan kuat

2.  Pemeriksaan keretakan dan keausan booth

Periksa booth dari kotoran, keretakan, keausan, putus dan penuaan, jika sudah rusak ganti booth

3.  Pemeriksaan visual dari keretakan atau kebengkokan tie rod, dan steering rack end

Pastikan tidak ada kerusakan atau kebengkokan tie rod, dan steering rack end

 4. Pemeriksaan gerak bebas roda kemudi

 Dan apabila melebihi spesifikasi gerak roda kemudi maka lakukan penyetelan steering gear, simak video berikut ini https://www.youtube.com/watch?v=vAPV7ownWvY

 
5. Pemeriksaan minyak power steering

    

Dengan mesin mati, periksa jumlah minyak pada recervoir tank minyak power steering, jumlah minyak P/S harus diantara tanda "UPPER" dan "LOWER". Jika kurang dari tanda "LOWER", tambahkan minyak hingga tanda "UPPER" sesuai dengan spesifikasi minyak power steering.

6.  Pemeriksaan tegangan tali/belt pompa power steering/streng

·     Periksa belt dari kemungkinan rusak dan pasang dengan benar pada pulley. Periksa ketegangan belt dengan mengukur berapa jauh kelenturannya saat ditekan dibagian tengah pulley dengan gaya/tekanan sebesar 10 kg (22 lb)

Saturday, May 15, 2021

PjBL dengan Penugasan Video Tutorial di Masa Pandemi COVID-19

 

 

PjBL dengan Penugasan Video Tutorial di Masa Pandemi COVID-19: Peningkatan Ketertarikan Belajar serta Penguatan Kreatifitas dan Kepercayaan Diri*)

*) https://journal.uny.ac.id/index.php/elinvo

Nugroho Wibowo
SMK Negeri 1 Saptosari

Abstract


Salah satu hasil evaluasi kegiatan belajar di masa pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa peserta didik merasa bosan. Dilain pihak, pembelajaran saat ini tidak harus mengejar target kurikulum. Guru perlu melakukan penguatan karakter. Kreatifitas dan kepercayaan diri perlu dikuatkan pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK). Artikel ini mendeskripsikan penerapan Project-Based Learning (PjBL) dengan penugasan video tutorial untuk membuat peserta didik tertarik serta menguatkan karakter kreatif dan percaya diri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen yang dideskripsikan dari hasil pengalaman terbaik (best practice) peneliti. Tahapan PjBL dengan penugasan video tutorial terdiri atas: (1) informasi dan regulasi tugas; (2) penggalian ide; (3) pembuatan video; dan (4) pencarian jejaring dan pemberian reward. Hasil evaluasi pelaksanaan pembelajaran tersebut adalah: (1) 83.33% peserta didik cenderung tertarik pada penugasan video tutorial; serta (2) 80.56% peserta didik yang mengalami penguatan kreatifitas dan 91.67% peserta didik yang mengalami penguatan percaya diri. Keberhasilan pembelajaran ini didukung oleh semangat dan sifat kooperatif peserta didik. Dilain pihak, penghambat kegiatan belajar tersebut adalah sinyal yang kurang baik, kualitas video dan kuota internet yang terbatas. Artikel ini berkontribusi untuk memperlihatkan pengalaman terbaik guru pada penerapan PjBL dengan penugasan video tutorial untuk meningkatkan ketertarikan belajar sekaligus menguatkan kreatifitas dan kepercayaan diri


Keywords


PjBL; video tutorial; interested; creativity; confidence
 

Menjaga Mutu untuk Wujudkan Merdeka Belajar

 

Menjaga Mutu untuk Wujudkan Merdeka Belajar

Nugroho Wibowo, M.Pd. *)

*) Guru SMK Negeri 1 Saptosari

 

Terhitung mulai tanggal dua Maret 2020 di Indonesia telah terdeteksi adanya Coronavirus disease (Covid-19), sebuah virus yang mengakibatkan infeksi saluran nafas pada manusia. Sudah setahun kita rasakan dampak yang ditimbulkan virus tersebut, tidak hanya pada bidang kesehatan virus yang berawal dari kota Wuhan itu juga berakibat pada bidang ekonomi, industri, sosial, politik, olahraga dan tentu saja bidang pendidikan.

Kebijakan pemerintah Indonesia untuk menekan dampak virus corona pada bidang pendidikan dengan menghilangkan kegiatan pembelajaran langsung dan menggantinya dengan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah (BDR), kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menghadirkan pendidikan yang merupakan salah satu hak bagi anak. Gerakan “Merdeka Belajar” semakin nyata dibutuhkan di masa pandemi ini, sekolah sudah seharusnya berupaya mengimplementasikan gerakan tersebut dengan menjaga mutu pembelajaran, langkah-langkah yang bisa dilakukan antara lain:

Susun kurikulum yang bermanfaat

Mendikbud melalui Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 mendorong para guru untuk tidak menyelesaikan semua materi dalam kurikulum pada masa pandemi ini, artinya guru tidak hanya mengejar target kurikulum saja, melainkan juga harus membekali siswa akan kemampuan hidup yang sarat dengan nilai-nilai penguatan karakter. Berbekal kebijakan di atas sekolah sebaiknya menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran siswa, berfokus pada kompetensi esensial dan kompetensi prasayarat untuk pembelajaran di tingkat selanjutnya. Penguatan karakter juga harus diperhatikan dalam penentuan kompetensi-kompetensi yang akan diselesaikan siswa, lakukanlah pembelajaran yang sarat akan pembentukan sikap dan kecakapan hidup dalam rangka pembentukan manusia yang siap bersaing di masa yang datang.

Asesmen diagnostik

Perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) diperlukan untuk menjadikan sekolah lebih bermutu. Sekolah sebaiknya melakukan asesmen diagnostik, asesmen dilakukan secara berkala disemua kelas untuk mendiagnosis kondisi kognitif dan non-kognitif siswa selama melakukan pembelajaran jarak jauh, asesmen digunakan untuk mencari data terkait capaian belajar siswa, aspek psikologis, kondisi emosional dan kondisi lingkungan. Dalam masa pandemi ini sebaiknya sekolah mempunyai data sederhana tentang aspek-aspek asesmen diantaranya: prosentase siswa dalam mengikuti BDR, tingkat pencapaian nilai siswa, masukan tentang kualitas pembelajaran, permasalahan siswa selama BDR dan kondisi lingkungan siswa. Data data tersebut selanjutnya diambil secara periodik dua kali dalam satu semester kemudian ditindaklanjuti oleh sekolah untuk penentuan sistem pembelajaran yang dipakai.

Lakukan inovasi pembelajaran

Mengelola pembelajaran di masa pandemi Covid-19 tidaklah mudah, selain melakukan adaptasi kurikulum, guru juga bekerja keras untuk menjangkau dan memastikan semua siswa dapat belajar dengan baik. Satu hal yang tidak boleh dilupakan, seorang guru juga harus melakukan upaya untuk meningkatkan partisipasi orang tua dalam proses pembelajaran jarak jauh. Upaya memastikan materi dapat dikuasai siswa tanpa bertatap muka merupakan permasalahan tersendiri, seorang guru perlu berinovasi dan berkreasi sehingga pengajaran tidak membosankan serta sesuai dengan kebutuhan siswa. Sekolah sebaiknya melakukan gerakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui membuka seluas-luasnya bagi guru untuk berinovasi dalam pembelajaran dan tidak tertutup kemungkinan menyelenggarakan lomba inovasi pembelajaran di masa pandemi sebagai wujud apresiasi terhadap guru.

Komunikasi dengan orangtua

Terjadi perbedaan pola komunikasi sekolah dengan orangtua akibat pandemi, sebelum pandemi orangtua berkomunikasi langsung ke sekolah untuk mengetahui perkembangan anaknya, tetapi menjadi berbeda di masa sekarang, komunikasi dilakukan melalui gawai sehingga mengurangi nilai informasi yang diberikan. Peningkatan peran orangtua dalam BDR terjadi karena siswa melakukan pembelajaran di rumah, orangtua menjadi guru dalam proses pembelajaran yang terjadi. Menyikapi hal di atas sekolah melalui guru harus dapat menyampaikan pesan secara efektif baik pada proses pembelajaran maupun proses komunikasi terkait hasil belajar dan unsur lain sehingga meminimalisir terjadinya permasalahan siswa.

Sebagai pesan dari tulisan ini, mari kita wujudkan “Merdeka Belajar” yang bermutu demi pendidikan Indonesia yang lebih baik.

Sunday, April 19, 2020

Jogja Belajar (JB) Class_VCT Batch 6 D.I. Yogyakarta


Merdeka Belajar dengan Jogja Belajar (JB) Class
VCT Batch 6 D.I. Yogyakarta

Nugroho Wibowo M.Pd *)
*) Guru SMK Negeri 1 Saptosari Gunungkidul, asyifahaifa3@gmail.com, www.dasboard-oto.blogspotcom


Dalam kegiatan pengelolaan kelas di akun Jogja Belajar (JB Class) meliputi tiga kegiatan pokok yaitu:

1. Pembuatan satu kelas JB Class
2. Pemberian materi pada kelas tersebut minimal satu materi
3. Pembuatan soal untuk kelas tersebut dengan dua jenis soal yaitu pilihan ganda (multiple choice) dan soal uraian (essay).

Link Kegiatan Pengelolaan Jogja Belajar (JB Class) dapat dilihat pada: 
 

Posisi Car Lift

 Posisi Car Lift ketika Mengangkat Kendaraan saat di Servis Tahukah anda apa fungsi Car Lift? Car lift adalah alat pengangkat khusus kendara...